Salam jumpa kembali para pembaca setia blog Bocah Rimba. Sudah lumyan lama saya tidak mengupdate catatan perjalanan saya. Padahal banyak perjalanan menarik yang saya lakukan akhir-akhir ini. Dan salam tulisan saya kali ini saya akan melanjutkan bercerita tentang lanjutan kisah petualangan saya di Jambi. Ini lanjutan kisah petualangan saya seusai sukses mendaki gunung Kerinci. Bagi pembaca yang belum sempat membaca tulisan saya tentang Pendakian Gunung Kerinci silahkan dibaca dulu. Sekian basa-basinya, yok lanjut ke ceritanya.

Agustus 2013 lalu seusai sukses mendaki gunung Kerinci saya melanjutkan mendaki gunung Tujuh dimana di atasnya terdapat sebuah danau yang cukup luas membentang. Ini adalah Danau air tawar tertinggi di Asia Tenggara. Danau ini berada di ketinggian 1.950 mdpl. Pertama kali saya melihat Danau Gunung Tujuh ini saat berada di Shelter 3 Gunung Kerinci, tepat pada saat fajar tiba. Sunrise yang kemerahan muncul perlahan tepat diatas Danau Gunung Tujuh. Dari situ saya niatkan, usai mencapai puncak 3.805 saya akan daki gunung Tujuh untuk berada lebih dekat dengan danau yag tampak indah di padang dari gunung Kerinci ini.

Danau Gunung Tujuh

Danau Gunung Tujuh yang saya ambil fotonya dari Puncak Kerinci, tampak begitu indah Lagi